Laman

Senin, 31 Mei 2010

Aksi Simpatik HTTS 2010



Senin, 31 Mei 2010

Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Tahun 2010, WHO mengangkat tema "Gender and Tobacco with an Emphasis on marketing to Women" dengan kesepakatan tema nasionalnya adalah "Gender dan Rokok dengan Penekanan Pemasaran pada Perempuan". Makna dari tema ini adalah meningkatkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat khususnya kaum perempuan dari bahaya rokok melalui upaya pengendalian tembakau.


Pada peringatan HTTS tahun 2010, Kementerian Kesehatan RI mengadakan Aksi Simpatik untuk menarik perhatian dan menggaungkan kembali gerakan masyarakat terhadap penanggulangan masalah merokok. Aksi Simpatik ini bertujuan meningkatkan pemahaman, peranserta, dan kepedulian masyarakat dalam upaya pengendalian masalah rokok dan bahaya asap rokok. Acara dimulai pada pukul 09.00 - 10.30 dengan membagikan leaflet, selebaran, dan stiker bahaya rokok pada pengguna jalan yang melewati Bundaran Hotel Indonesia baik yang sedang berjalan kaki, berkendaraan dengan motor, mobil dan juga penumpang di bus umum.

Pesan pendukung yang diusung dalam acara ini adalah :

1. Gerakan perempuan untuk menciptakan rumah tanpa asap rokok.

2. Katakan tidak untuk merokok di dalam rumah!

3. Saatnya perempuan untuk mengatakan tidak untuk merokok

4. Perluas Kawasan Tanpa Rokok untuk kesehatan publik

5. Setiap 6 detik, 1 orang meninggal akibat merokok

Kegiatan aksi ini merupakan rangkaian acara peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang puncaknya akan diselenggarakan di Kota Padang Panjang hari ini. Mari bersama memerangi masalah merokok dan bahayanya untuk mewujudkan Indonesia sehat! (kps/www.promosikesehatan.com)

Minggu, 30 Mei 2010

Mencintai Yang Tidak Sempurna


Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.
Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, itu
bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah
kesempatan.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan
segala kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.
Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang
terjadi, itu adalah pilihan.
Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih
menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih
untuk mencintainya, itulah pilihan. Perasaan cinta, simpatik, tertarik,
datang bagai kesempatan pada kita.
Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.
Berbicara tentang pasangan jiwa, ada suatu kutipan dari film yang mungkin
sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung
pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil"
Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada
seseorang yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu.
Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk
mendapatkannya, atau tidak...
Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan
tetap bersama pasangan jiwa kita adalah pilihan yang harus kita lakukan.
Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk
dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna
dengan cara yang sempurna. (http://www.ebookdahsyat.cjb.net)

Sabtu, 29 Mei 2010

Rokok Herbal Belum Aman Dihisap


JAKARTA. Rokok herbal yang dianggap belum aman untuk dihisap. Meski beberapa orang percaya rokok tersebut mampu memberikan terapi terhadap pecandu zat adiktif dalam rokok, Kementerian Kesehatan (kemenkes) belum memberikan sinyal aman untuk menghisapnya.
Dirjen Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyahatan Lingkungan (P2PL), Tjandra Y. Aditama mengungkapkan, kemenkes belum melakukan penelitian khusus mengenai salah satu jenis rokok herbal yang telah beredar di Indonesia. "Memang sudah banyak yang memproduksi, tapi kami belum melihat dari segi kesehatannya," ungkap Tjandra.
Menurut dia, jika rokok tersebut masih mengandung zat beracun tetap dianggap tidak aman untuk dikonsumsi. Yang jelas, kata Tjandra, pihaknya perlu melakukan kajian terlebih dahulu untuk bisa memutuskan aman atau tidaknya rokok herbal dikonsumsi.
Sementara itu, Anggota Unit Rokok, Yayasan Kanker Indonesia, Prasenohadi mengatakan, rokok herbal belum memberikan solusi untuk pecandu rokok berat. Bahkan tetap memberikan efek samping pada perokok pasif. "Masalahnya, hal dilakukan tetap sama. Yakni membakar kertas dan mengeluarkan asap," ujar Pria yang akrab disapa Pras itu.
Kata Pras, jika terapi untuk berhenti merokok atau mengurangi jumlah rokok yang dihisap. Prinsip rokok herbal belum bisa diterima dalam prinsip kesehatan. Pasalnya, penyakit paru dan kanker tetap tak bisa dihindarkan apabila masyarakat memasukkan asap kedalam paru-parunya. "Walaupun beberapa zat didalam rokok bisa memberikan efek positif bagi tubuh," tambah pria yang juga menjabat sebagai Sekjen Perhimpunan Dokter Paru Indonesia itu.
Pras menjelaskan, rokok herbal memang belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Meskipun banyak juga produsen rokok tersebut berasal dari daerah yang memang terkenal banyak memproduksi rokok. Misalnya Jawa Tengah dan Jawa Timur. (jpnn)

Wisdom 5

tidak ada satupun obat yang bisa menyembuhkan sakit hati

kecuali keikhlasan

(Pepatah Arab)

Apakah IMS itu ?

IMS (Infeksi Menular Seksual) sering juga disebut sebagai penyakit kelamin, yaitu penyakit-penyakit yang sebagian besar ditularkan melalui hubungan seksual.

Orang yang mengidap IMS memiliki resiko yang lebih besar untuk terinfeksi HIV, karena luka yang terbuka memberi jalan masuk bagi HIV.

Beberapa gejala IMS sebagai berikut :

  1. Adanya cairan yang keluar dari penis, vagina atau dubur. Terasa perih atau panas waktu buang air kecil dan/atau melakukan hubungan seksual
  2. Nyeri di bawah perut bagian bawah (wanita), buah pelir (laki-laki) serta pantat dan kaki. Pada wanita seringkali gejala ini tidak dirasakan, walaupun sebenarnya sudah terkena IMS
  3. Melepuh, lecet, kutil, ruam dan/atau pembengkakan di sekitar kelamin, alat kelamin dan/atau mulut
  4. Gejala seperti itu juga meliputi demam, pusing, nyeri otot dan/atau pembengkakan kelenjar

Jika Anda merasakan salah satu gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter atau layanan kesehatan terdekat.

Jumat, 28 Mei 2010

Program VCT


Layanan Konseling dan Testing Sukarela atau VCT (Voluntary Counseling and Testing) adalah program pencegahan sekaligus jembatan untuk mengakses layanan manajemen kasus (MK) dan CST (perawatan, dukungan dan pengobatan bagi ODHA). Layanan VCT harus mencakup konseling pre tes, tes HIV dan konseling post tes. Kegiatan tes dan hasil tes pasien harus dijalankan atas dasar prisnsip kesukarelaan dan kerahasiaan.

Pengertiian dasar layanan VCT :

  1. Klien datang secara sukarela, diberikan layanan konseling pre tes, dan secara sukarela bersedia dites HIV (atas kehendak sendiri tanpa paksaan atau manipulasi) ditandai dengan informed consent yang ditandatangani oleh pasien
  2. Percakapan antara klien dan konselor VCT serta hasil tes HIV bersifat rahasia, tidak boleh dibocorkan dalam bentuk dan cara apapun kepada pihak ketiga
  3. Berorientasi kepada klien serta menerapkan prinsip GIPA (Greater Involvement People Living with HIV/AIDS)

Program layanan VCT dimaksudkan membantu masyarakat terutama populasi beresiko dan anggota keluarganya untuk mengetahui status kesehatan yang berkaitan dengan HIV dimana hasilnya dapat digunakan sebagai bahan motivasi upaya pencegahan penularan dan mempercepat mendapatkan pertolongan kesehatan sesuai kebutuhan.

Tujuan program layanan VCT :

  1. Meningkatkan kesadaran populasi beresiko tentang status kesehatan HIV-nya
  2. Meningkatkan kesadaran populasi beresiko untuk membuat keputusan dan mempertahankan perubahan perilaku yang aman terhadap penularan HIV
  3. Meningkatkan jumlah populasi beresiko dan anggota keluarganya dalam upaya mencegah perluasan penularan HIV
  4. Membantu mereka yang teridentifikasi terinfeksi untuk segera mendapat pertolongan kesehatan sesuai kebutuhan

Target sasaran program layanan VCT :

  1. Pengguna Napza suntik (Penasun atau IDUs)
  2. Pasangan seks tetap dari IDUs yang bukan IDUs
  3. Pekerja seks perempuan langsung
  4. Pekerja seks perempuan tak langsung
  5. Pekerja seks laki-laki
  6. Gay atau LSL
  7. Waria penjaja seks
  8. Pelanggan dari pekerja seks perempuan atau laki-laki
  9. Pasagan tetap dari pelanggan PSK

Bersyukurlah...

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu
mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS
Ibrahim : 7)